Berapa tahunkah Yesus melayani di Yerusalem?

Berapa tahunkah Yesus melayani di Yerusalem?

Berapa tahunkah Yesus melayani di Yerusalem? Musim semi sudah tiba. Inilah saatnya keluarga Yusuf serta teman-teman dan kerabat mereka mengadakan perjalanan tahunan ke Yerusalem, yang jaraknya sekitar 120 kilometer dari Nazaret. Mereka pergi ke sana untuk merayakan Paskah, seperti yang diharuskan aturan Taurat. (Ulangan 16:16) Semua orang sibuk dan bahagia. Yesus, yang sekarang berumur 12 tahun, betul-betul menantikan perayaan ini dan tak sabar untuk mengunjungi bait.

Yesus dan keluarganya tak hanya merayakan Paskah selama satu hari. Sesudah hari Paskah, dimulailah Perayaan Roti Tanpa Ragi yang lamanya tujuh hari. (Markus 14:1) Itu dianggap sebagai bagian dari Paskah. Untuk pergi dari Nazaret ke Yerusalem, menginap di Yerusalem, dan pulang lagi ke Nazaret, diperlukan waktu sekitar dua pekan. Melainkan tahun ini, mereka seharusnya tinggal lebih lama karena sesuatu yang Yesus lakukan.

yesus-yerusalem-2

Dalam perjalanan pulang ke Nazaret, Yusuf dan Maria mengira bahwa Yesus ada di antara kerabat dan teman-teman mereka. Melainkan, ketika mereka stop untuk bermalam, terbukti Yesus tak ada. Mereka mencari-carinya di antara rombongan itu, melainkan Yesus tak ditemukan. Maka, Yusuf dan Maria kembali ke Yerusalem untuk mencarinya.

Selama dua hari, mereka mencari Yesus melainkan tak juga menemukan dia. Pada hari ketiga, mereka kesudahannya menemukan putra mereka di salah satu ruangan di bait. Yesus sedang duduk di tengah-tengah sebagian guru agama Yahudi. Dia mendengarkan dan mengajukan banyak pertanyaan. Guru-guru itu terpukau karena dia mengerti banyak hal.

Yusuf dan Maria menemukan Yesus

yesus-yerusalem-3

Maria bertanya, ”Nak, mengapa kamu buat kami khawatir? Ayah dan Ibu panik mencari-cari kamu.”​—Lukas 2:48.

Dengan heran, Yesus bertanya, ”Mengapa Ibu dan Ayah cari-cari aku? Bukankah Ibu dan Ayah tahu aku seharusnya ada di rumah Bapakku?”​—Lukas 2:49.

Sesudah itu, Yesus pulang bersama Yusuf dan Maria ke Nazaret, dan dia terus tunduk kepada mereka. Dia bahkan bertambah besar dan kian bijak. Sejak kecil, Yesus senantiasa mengutamakan hal-hal rohani dan menghormati orang tuanya. Jadi meski masih muda, dia disukai oleh Allah dan manusia. Dia benar-benar model yang bagus untuk buah hati muda!

Perjalanan apa yang senantiasa Yesus lakukan bersama keluarganya tiap-tiap musim semi, dan mengapa?

Dalam perjalanan pulang dari Yerusalem, apa yang disadari oleh Yusuf dan Maria? Apa yang terjadi selanjutnya?

Teladan apa yang Yesus berikan untuk buah hati muda?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *